untuk dapat membahagiakan orang lain, pertama-tama bahagiakan lah diri mu dahulu.
bahagia itu seperti sabar, standarnya tergantung individu masing-masing.
30.9.12
bzzttt
kadang2 saya diam bukan karena angkuh, tapi ingin kau yang memulai. sungguh betapa merasanya berharganya diri ini karena sebuah perhatian mu.
halah
lagi ntn film melankolis meringis ceritanya, sampe suatu dialog dimana si wanita "mengeluh"kan kalo si pria gk pernah ada disaat dia butuh. padahal si pria berjanji kalo dia berusaha ada buat menghibur saat sang wanita kesulitan.
tiba2 sebuah pikiran *tiiiiiit* terlintas (pasti pada mikir jorok ni.hehe)
sebuah pikiran gak jelas terlintas, bahwa menurut jaringan terpenting di dalam kepala gw ini : bagaimana mungkin si pria tau kesusahan wanitanya, sementara si wanita sendiri gak pernah bicarakan, gak pernah diskusikan kegundahannya sama si pria. (kok kayak curcol??)
pada suatu kasus (halah), seorang temen curhat.
"semua cewe itu aneh ya, gk tau apa maunya. ditanya kenapa jawabnya gak apa-apa. tapi giliran diajak ngobrol, cerita2.. eh pikirannya galau kemana2. jadinya gk asik kan?? ditanya diem, diajak ketawa diem".
#cerita lama
so, seperti yg gw bilang tadi ini cuma tuangan pikiran gk jelas. hasilnya pun gak jelas.
tapi intinya 1. k-o-m-u-n-i-k-a-s-i.
ceritakan masalah mu, jangan paksakan diri mu, tenangkan diri mu. #halah lagi
Langganan:
Komentar (Atom)